Tampilkan postingan dengan label Bunga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2020

Bunga Krokot,Si Moss Rose yang Mempesona

 Bunga Krokot,Si Moss Rose yang Mempesona




Bunga Krokot, moss roseBunga Krokot atau yang biasa disebut dengan Krokot Hias merupakan salah satu tanaman yang banyak dijumpai di taman-taman pribadi maupun taman umum karena mudah dibudidayakan serta dirawat. Bunga yang memiliki nama lain Moss Rose, Portulaca, eleven o’clock, mexican rose, mose rose, sun rose, rock rose, moss-rose purslane, hingga Bunga Pukul Sembilan (karena mekar pada pukul sembilan dan akan berangsur layu pada saat siang) ini merupakan tanaman yang terdiri dari 100 spesies. Bunga yang memiliki nama latin Portulata Grandiflora ini berasal dari Amerika Latin dan sangat cocok tumbuh di daerah beriklim tropis maupun subtropis khususnya lokasi yang banyak disinari cahaya matahari. 

Batang, daun dan Bunga Krokot Hias
Daun dan batang krokot hiasKrokot Hias masuk dalam katagori tumbuhan semusim yang bisa tumbuh sampai berukuran 15 cm - 30 cm dengan batang basah yang bisa bercabang mulai dari pangkal tanaman hingga ke atas.  Batang tanaman ini mampu tumbuh tegak atau sebagian terletak di permukaan tanah. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1 - 3,5 m berujung tumpul. Tangkai bunga tumbuhan ini pendek dengan rambut-rambut halus di bagian ketiaknya. Bunganya berkelompok 2 - 8 di ujung batang dengan bentuk mahkota seperti bunga mawar kecil dengan warna merah, merah jambu, atau ungu dengan diameter 2-4 cm serta benang sari yang terlihat jelas dikelilingi oleh mahkota


Perkembangbiakan Bunga Krokot
Untuk mengembang biakkan tanaman yang memiliki bunga eksotik ini, bisa melalui biji atau dari potongan batang. 

Kandungan Bunga Krokot
Sedikit orang yang mengetahui bahwa ternyata krokot hias memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan zat yang terdapat dalam tanaman ini antara lain: kalsium, tanin, saponin, phospat, zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C, magnesium, mangan, sodium, fosfor, portulal, betacyanin, betanin, betandin dan banyak lagi. 

Manfaat Bunga Krokot
Adapun manfaat tanaman krokot hias untuk kesehatan adalah sebagai berikut:
Bunga Pukul Sembilan1. Sebagai obat diare
2. Sebagai Obat disentri
3. Sebagai pencegah dan obat sakit ambien serta wasir
4. Anti hipertensi
5. Melancarkan peredaran darah 
6. Menenangkan pikiran
7. Mencegah infeksi pada saluran kencing
8. Meringankan gejala asma
9. Obat cacingan
10. Mengatasi radang kulit
11. Meringankan luka bakar
12. Mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh

Klasifikasi Bunga krokot
Adapun Klasifikasi dari Krokot Hias adalah sebagai berikut:
Kerajaan  :  Plantae
Divisi       :  Magnoliophyta
Kelas        : Magnoliopsida
Ordo         : Caryophyllales
Famili       : Portulacaceae
Genus       : Portulaca L.

Senin, 17 Agustus 2020

Janda Bolong, Tanaman Daun Bolong yang menjadi Incaran

Janda Bolong (Monstera Adansonii Variegata), 
Tanaman Daun Bolong yang menjadi Incaran



Janda Bolong Monsterra Varigatra
Pecinta tanaman hias di Indonesia, saat ini sedang dilanda demam Janda. Bukan sembarangan janda, tapi tanaman yang bernama Janda bolong karena memiliki daun yang berlubang-lubang. Janda Bolong yang memiliki nama lain Monstera, Varigatra, Obliqua, adansonii serta Swiss Cheese Plant ini merupakan salah satu spesies tanaman tropis yang berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini sebenarnya sudah dikenal dalam dunia botani sejak awal abad ke-20. Sekarang, tanaman merambat ini banyak digunakan untuk dekorasi interior, tanaman dalam kantor, dan sebagai houseplant.

Saat ini, ada beberapa spesies monstera yang dibudidayakan menjadi tanaman hias yaitu Monstera DeliciosaMonstera Adansonii, Monstera variegata, Monstera King, Monstera obliqua dan Monstera siltepecana. Monstera Deliciosa memiliki ciri khas berupa lubang daun yang tumbuh ke arah tepi dan terbuka saat matang. Monstera Adansonii memiliki daun yang lebih panjang dan lentik sehingga kelihatan lebih kecil dibanding jenis lainnya serta memiliki lubang daun yang tertutup sepenuhnya. Monstera obliqua sedikit mirip dengan tanaman hias Monstera adansonii, hanya saja memiliki lubang yang lebih banyak hingga 90% dari daunnya. Monstera siltepecana memiliki daun besar berbentuk tetesan air mata, dengan lubang kecil di tengahnya dengan warna lebih terang dari tanaman hias monstera lainnya.  

Daun Janda BolongDari beberapa jenis Monresta tersebut, varietas Monstera Adansonii Variegata lah yang banyak dicari dan memiliki harga cukup fantastis. Tanaman ini memiliki keunikan berupa daun dengan kombinasi warna hijau, putih, dan kadang kala kuning yang terjadi karena mutasi baik itu yang terjadi karena alamiah/ genetik maupun karena buatan manusia.

Tanaman monstera atau Janda Bolong merupakan bagian dari Araceae, family aroid. Termasuk salah satu dari sedikitnya aroid yang menghasilkan buah untuk dimakan. Varian Monstera deliciosa merupakan jenis tanaman yang jarang berbunga atau menghasilkan buah, sehingga unbtuk mengembangbiakkan dilakukan dengan setek. Tanaman Janda Bolong sangat sensitif terhadap cahaya matahari, sehingga tidak boleh terpapar langsung atau intensitas pebyinaran sedang. Agar dapat tubuh dengan baik apabila dipelihara di dalam ruangan atau rumah, tanaman ini sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terlalu dingin atau panas. Idealnya adalah pada suhu 18 ° C-30 ° C.

Varigatra atau Obliqua ini sebenarnya merupakan tanaman rambat yang dapat tumbuh pesat secara vertikal. Akar-akar yang tumbuh di sekitar batangnya (clinging root) juga memungkinkan monstera untuk bertumpu pada pohon dan medium lain dan juga berfungsi untuk menyerap air serta nutrisi dari segala arah. 

Klasifikasi Monresta/ Janda Bolong
Domain     : Eukaryota  
Kingdom     : Plantae  
Phylum     :  Tracheophyta  
Subphylum  :  Euphyllophytina
Class     :   Magnoliopsida  
Order           :  Alismatales  
Family         : Araceae  
Subfamily    :  Monsteroideae
Genus          :   Monstera

Senin, 15 Juni 2020

Mahkota Dewa, Tanaman Seribu Obat

Mahkota Dewa, Tanaman Seribu Obat
Phaleria macrocarpa



Di dunia obat-obatan herbal, Mahkota Dewa bukan nama yang asing. Tumbuhan yang berasal dari negara tetangga, Papua Nugini ini memiliki banyak nama, antara lain: daun dewa, sambung nyawa, ngokilo, a makuto rojo, makuto ratu, makuta dewa (Jawa), simalakama (Melayu,  Crown of God (bahasa Inggris).  Sedangkan berdasarkan para ahli botani, nama latin tanaman ini adalah Phaleria macrocarpa yang diambil dari ukuran buahnya yang besar (macro=besar). Dalam perkembangan selanjutnya, anggota famili Thymelaeaceae ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat di sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Mahkota dewa banyak dibudidayakan masyarakat sebagai tanaman peneduh atau sebagai tanaman hias di pekarangan. Termasuk tanaman yang mudah tumbuh karena tidak memerlukan banyak konsumsi air, pupuk serta perawatan dari hama dan mampu hidup di wilayah dengan ketinggian antara 10-1.200 meter dpl. Untuk mengembangbiakkan tumbuhan ini, biasanya menggunakan biji (generatif) dan cangkok. Tanaman ini dapat hidup lama, bahkan ada yang mencapai umur 20 tahun dengan diameter sampai 20 centimeter (cm). 

Batang Mahkota Dewa
Tanaman perdu yang banyak dicari-cari orang karena khasiatnya ini memiliki batang bergetah dari kulit dan kayu. Apabila diraba,  permukaan kulit kasar  dengan warna kulit batang cokelat kehijauan, sedangkan batang cenderung berwarna putih. Sistem percabangannya simpodial dengan arah cabang miring ke atas

Daun Mahkota Dewa
daun mahkota dewaDaun mahkota dewa berupa daun tunggal dengan letak berhadapan, memiliki bentuk lanset atau lonjong cenderung memanjang tidak terlalu lebar (langsing). Ujung daunnya berbentuk runcing dengan tepi daun rata dan permukaan daun licin tidak berbulu. Daun tanaman ini memiliki panjang daun sekitar 7 – 10 cm dan lebar daun 2 – 5 cm. Apabila dilihat dengan sekilas, penampakan daun tanaman ini mirip dengan daun jambu air mawar. Hanya saja daun mahkota dewa lebih ramping dan memiliki tekstur lebih jelasapabila dibandingkan dengan dun jambu tersebut.
Yang perlu diperhatikan, Air daun tanaman yang banyak tumbuh di pedesaan ini selain dapat menyebabkan kantuk juga dapat menyebabkan mabuk. Meskipun Efek mabuk yang ditimbulkan masih dalam tahap taraf normal, namun bisa terus berlanjut dalam jangka waktu yang agak lama.


bunga mahkota dewaBunga Mahkota Dewa
Tanaman ini memiliki bunga yang tumbuh sepanjang tahun. Posisi bunga yang  berwarna putih ini muncul di ketiak daun dan sepanjang batang dengan ukuran yang kecil menyerupai bunga cengkeh.  Penampakan yang bisa membedakan dengan bunga lainnya antara lain: tangkai bunga pendek, mahkota bunga berbentul tabung berukuran kecil, berwarna putih, dan memiliki bau cukup harum. 


Buah Mahkota Dewa
Buah tanaman ini tumbuh sepanjang batang utama hingga ke ranting-ranting tanaman. Buah berbentuk bulat  dengan permukaan licin dan beralur terdiri atas kulit, daging, cangkang, dan biji. Buah mahkota dewa memiliki ukuran bervariasi, mulai dari sebesar bola pingpong dengan diameter 3 Cm hingga sebesar apel dengan diameter 6 Cm dan memiliki ketebalan kulit 0,1-0,5 mm.. Ketika masih muda,  warna kulit buah hijau, setelah tua berwarna merah mengkilap, semakin tua warna kulit buah bertambah gelap.  Daging buah berwarna putih, berserat, berair dan berasa sepat. Cangkang buah merupakan kulit dari biji dan terasa keras. 
buah mahkota dewa
Buah yang banyak digunakan sebagai obat ini memiliki beberapa zat aktif seperti  alkaloid yang bersifat detoksifikasi yaitu dapat menetralisir racun di dalam tubuh,  saponin yang bermanfaat sebagai sumber anti bakteri dan anti virus sekaligus mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, mengurangi penggumpalan darah.  Kandungan lainnya, flavonoid, melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, mengurangi kandungan kolesterol, serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah. Di samping itu, juga mengandung antiinflamasi (antiradang), berfungsi sebagai anti-oksidan, membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.

Biji Mahkota Dewa
biji mahkota dewa
Buah tumbuhan unik ini memiliki biji yang berbentuk bulat lonjong berdiameter sekitar 1cm dan berwarna cokelat, bagian dalam berwarna putih. Biji dari mahkota dewa merupakan bagian yang paling beracun dan berbahaya. Racun dalam tanaman ini dapat menyebabkan mabuk, kejang, mulut bengkak, sariawan, dan bahkan sampai pingsan. 



Manfaat Mahkota Dewa
  1. Bagian dari tanaman ini yang paling banyak memiliki manfaat adalah bagian daun dan buahnya. Hal ini karena kedua bagian ini kaya dengan kandungan alkaloid, saponin, polifenol dan flavonoid. Adapun manfaat tanaman ini antara lain:
  2. Meningkatkan sistem imunitas dan kekebalan tubuh
  3. Sebagai antivirus dan antibakteri
  4. Menangkal radikal bebas
  5. Meningkatkan kerja metabolisme tubuh
  6. Sifat analgesiknya mampu meredakan sakit kepala
  7. Mengobati penyakit flu dan batuk
  8. Menurunkan resiko dan mengobati penyakit tumor dan kanker.
  9. Meningkatkan vitalitas pada pria karena sifat afrodisiaknya.
  10. Mengeluarkan racun dan melancarkan sistem pencernaan
  11. Mengontrol dan menurunkan kolesterol jahat
  12. Membantu mencegah terjadinya pengentalan darah yang bisa memicu penggumpalan darah.
  13. Menurunkan dan mencegah risiko penyakit kardiovaskular, seperti jantung koroner dan stroke.
  14. Sifat anti histaminnya dapat mengatasi alergi seperti gatal, rhinitis, ruam, pembengkakan, memerah, hingga sulit bernapas.
  15. menurunkan gejala alergi
  16. Menyembuhkan infeksi dan gatal pada kulit
  17. Meredakan dan mengatasi asam urat dan nyeri sendi.
  18. Menyembuhkan penyakit diabetes dengan mengontrol kadar gula darah.

Klasifikasi Mahkota Dewa
Divisi : Spermathophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotylodeneae
Bangsa : Thymelaeaceae
Suku : Thymelaeceae
Marga : Phaleria
Spesies : Phaleria Macrocarpa Boerl atau Phaleria papuana Warb var.

Senin, 09 Desember 2019

Tabebuya

Tabebuya 

Handroanthus chrysotrichus





Bunga TabebuyaTabebuya atau Tabebuia merupakan tanaman endemik hutan hujan Amazon, Amerika bagian tengah dan selatan yang memiliki nama latin Handroanthus chrysotrichus. Tanaman dengan bunga indah mirip bunga Sakura ini dapat tumbuh di wilayah tropis dan subtropis. Ketahanannya terhadap kekeringan membuat tanaman ini dapat tubuh dengan baik pada wilayah-wilayah yang beriklim kering. 

Pohon yang ditetapkan menjadi pohon nasional Negara El Salvador ini banyak dikenal dengan sebutan "bunga terompet" (Rosy Trumpert Tree), terompet merah muda, cedar putih, kayu putih, tecoma, dan manjack merah muda. Nama latin pohon ini juga beragam, sesuai dengan spesiesnya, antara lain: Tabebuia heterophylla, Bignonia leucoxylon, Raputia heterophylla, dan Tecoma leucoxylon.

Tabebuya KuningTanaman yang banyak ditanam sebagai peneduh jakan ini memiliki batang berupa perdu atau pohon dengan tinggi sekitar 5-50 meter tergantung jenisnya.  Untuk mencapai tinggi empat meter, ia hanya membutuhkan waktu 8-18 bulan sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pohon pelindung dari sinar matahari. Agar Tanaman Tabebuya dapat tumbuh dengan baik, diperlukan adanya penyinaran cahaya matahari yang cukup banyak.  Untuk perawatan manual, biasanya dilakukan dengan memberi pupuk sebulan sekali dan ranting-rantingnya dipangkas secara berkala. Pohon Tabebuya memiliki daun yang tidak mudah rontok, akar pohon kuat dan kokoh serta tidak merusak rumah dan tembok. 

Pohon tabebuya
atau tabebuia memiliki bunga yang sangat lebat, bahkan nyaris seperti tak memiliki daun dengan warna yang beraneka ragam antara lain kuning, pink, magenta, merah, putih,  ungu dan warna lain sesuai dengan spesiesnya. Dalam satu tahun, bunganya bisa mekar dua kali yaitu bulan Maret dan Oktober. Bunga Tabebuya berbentuk terompet dan bergerombol, serta memiliki panjang antara 3 hingga 11 cm

Tabebuya UnguBuah Tabebuya / Biji Tabebuya
Buah Tabebuya berbentuk polong dengan biji yang berjumlah sangat banyak yang bisa digunakan untuk pembibitan. Selain menggunakan biji, pengembangbiakan tanaman ini dilakukan dengan sistem setek. 

Manfaat Tabebuya

Tanaman tabebuya memiliki banyak fungsi baik itu batang, bunga, daun dan bagian pohon lainnya. Bungan yang berjatuhan dapat dikumpulkan yang selanjutnya dikomposkan untuk dijadikan pupuk. Batang kayu Tabebuya yang kuat sering digunakan untuk mebel, furnitur dan juga sebagai material lantai
Bagian akar, kulit kayu, daun dan bunga dari tanaman Tabebuya biasanya diolah menjadi teh herbal atau biasa disebut dengan taheebo atau Lapacho. Taheebo/ Lapacho ini dapat meredakan demam, flu  hingga masalah pankreas. Selain itu, daun Tabebuya juga dapat mengobati luka.

Klasifikasi Tabebuya

Kingdom     :  Plantae
Ordo            :  Lamiales
Famili          :  Biognoniaceae
Genus          :  Tabebuia
Spesies        :  T. Rosea

Rabu, 10 April 2019

Lili Paris : Chlorophytum comosum

 Lili Paris
Chlorophytum comosum var. vittatum



Lili Paris
Lili Paris
Spider plants (Chlorophytum comosum) dikenal juga dengan nama Lili Paris, lili siam atau bulu ayam  merupakan tanaman hias daun jenis semak  yang berasa dari Afrika Selatan. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman rumah yang paling mudah beradaptasi dan mudah ditanam memiliki nilai artistik yang bagus, sehingga banyak digunakan oleh desainer taman maupun tukang taman dalam pembuatan taman

Lili paris memiliki kumpulan daun tipis berbentuk pita memanjang dengan lebar kurang lebih 4 cm. Secara sekilas daun tanaman ini mirip rumput yang melengkung dengan warna terang dengan dipadu warna hijau muda atau varigata pinggirnya.

Batang tanaman ini menjalar dengan bentuk bulat membentuk stolon dan memiliki warna hijau kekuningan dengan tinggi kisaran 10 cm. Tanaman Lili Parisi memiliki cabang (rhizome) yang membawa tunas - tunas baru. Apabila sudah cukup dewasa, dari sela daunya akan tumbuh tunas yang panjang, pada bagian ujungnya terdapat tumbuhan muda berupa tunas yang dilengkapi dengan tunas tunas akar. Apabila ujung tunas ini mencapai tanah maka akarnya akan segera menempel dan masuk ke dalam tanah lalu menjadi tanaman baru

Bunga tanaman ini berupa bunga majemuk berbentuk malai atau  bintang kecil dengan tangkai yang panjang. Bunga  yang berwarna putih tersebut ditopang tangkai panjang yang tumbuh di antara daun dan tunas anak.

Untuk memperbanyak tanaman Lili Paris bisa dilakukan dengan Generatif yakni perbanyakan dengan tunas yang keluar dari stolen, atau dengan Vegetatif perbanyakan dengan pemisahan anakan.

Manfaat Lili Paris
Tanaman yang biasa ditanam di pot ini dikenal sebagai pembersih alami, sehingga baik untuk membersihkan udara dari partikel polutan. Tanaman ini bahkan ditanam di pesawat antariksa untuk membersihkan udara. Manfaat lain dari tanaman ini adalah dipercaya dapat membantu seseorang bisa berkembang secara mental, fisik, dan spiritual. Selain itu, tanaman ini ternyata juga mengandung beberapa zat kimia penting, seperti flavonoid yang mengandung antioksidan, anti kanker, dan membantu meremajakan kulit, karotenoid sebagai antioksidan dan juga sapion sebagai salah satu zat penghambat pertumbuhan kanker.

Meskipun banyak memiliki manfaat, yang perlu diingat bahwa ternyata tanaman ini beracun bagi kucing, meski tampaknya tidak bagi binatang lainnya. Oleh karena itu kita perlu hati-hati dalam menjaganya.

Klasifikasi  Lili Paris

Kingdom       :  Plantae
Subkingdom  :  Tracheobionta
Superdivisi    :  Spermatophyta
Divisi            :  Magnoliophyta
Kelas             :  Liliopsida
Subkelas        :  Liliidae
Ordo              :  Liliales
Famili            :  Liliaceae
Genus            :  Chlorophytum
Spesies          :  Chlorophytum comosum var. vittatum


Selasa, 05 Maret 2019

Bunga Desember : Scadoxus Multiflorus

Bunga Desember 
Scadoxus Multiflorus


Bunga Desember
Bunga Desember berasal dari belahan benua Afrika bagian selatan. Bunga yang bernama latin Scadoxus Multiflorus ini termasuk dalam famili Amaryllidaceae (bakung-bakungan). Bunga ini juga masih berkerabat dengan bunga lili dan di berbagai belahan dunia dikenal juga dengan nama blood lily karena warna merah yang terang, blood flower dan powder puff lily.

Scadoxus multiflorus disebut sebagai bunga Desember karena mekar bulan Desember. Mekarnya bunga ini menandakan datangnya musim hujan yang biasanya datang saat mendekati akhir tahun. Bunga berbentuk bulat ini biasanya sudah mulai mekar sejak bulan November dan mencapai puncaknya pada bulan Desember.Namun, ada yang mekar dari bulan November sampai Januari. 

Bunga Desember termasuk bunga majemuk, sehingga kuntum bunganya tampak seperti bola ketika sedang mekar. Bentuk bunga desember membulat seperti bola namun mirip payung yang berkoloni. Pada ujung bunga menyembul putik dan benang sari berwarna kuning atau oranye. Pada setiap tanaman hanya bisa muncul 1 tangkai di sekitar ketiak daun. Mahkota bunganya berbentuk seperti jarum berwarna merah terang, benang sarinya melengkung keluar. Tangkai sari dari Bunga Desember memiliki panjang 2 – 5 cm dan berwarna merah tua, sedangkan kepala sarinya berwarna merah jambu. Bakal buahnya sendiri berbentuk elips dengan panjang sekitar 0,5 cm.

Sayangnya Bunga Desember tidak bisa bertahan lama dan hanya berkembang atau mekar selama 7-10 hari saja. Setelah itu mahkotanya akan rontok dan menyisakan bakal buahnya saja. Kemudian disusul daun-daunnya yang semakin lama semakin mengering dan menyisakan umbinya di dalam tanah. Hal tersebut merupakan cara beradaptasi untuk mengurangi transpirasi.

Umbi bunga ini, ternyata juga dapat digunakan sebagai obat herbal karna dipercaya mengandung flavonoida, saponin dan polifenol untuk mengobati serta membunuh bakteri pada luka bakar. Caranya cukup mudah, hanya dengan menghaluskan umbi yang masih segar dan menempelkannya pada bagian yang terluka.

Bunga desember dapat menghasilkan buah. Namun, buahnya tidak dapat dimakan karena getahnya mengandung racun. Di daerah Afrika Tengah, getah bunga ini digunakan sebagai racun pada anak panah untuk berburu.


Senin, 18 September 2017

Anggrek Kantung Paphiopedilum Bungebelangi

Anggrek Kantung  
Paphiopedilum Bungebelangi


Anggrek Kantung Paphiopedilum Bungebelangi
Anggrek Kantung jenis baru yang memiliki nama latin Paphiopedilum Bungebelangi ditemukan oleh salah seorang peneliti dari LIPI yang bernama Destario Metusala. Destario yang bekerja di Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Purwodadi menemukan tumbuhan ini di dataran tinggi yang masih berupa hutan belantara di pedalaman Aceh. 

Spesies yang baru ditemukan ini memiliki ciri khas yang unik berupa tangkai bunga tegak sepanjang 28-40 cm dengan hanya satu buah kuntum bunga mekar per batang tumbuhan. Dengan ukuran tinggi bunga 9 cm,  lebar bentangan 7-7,5 cm dan kombinasi warna bunga yang lembut tidak mencolok membuat tumbuhan ini berbeda dengan jenis anggrek lainnya.  Anggrek Kantung  Paphiopedilum bungebelangi memiliki bentuk mahkota  yang bergelombang sepanjang tepi serta terdapat Kelopak dorsal berwarna putih dengan pola urat hijau tegas, sementara mahkota bunga memanjang berwarna hijau muda kekuningan dengan pola garis-garis sejajar berwarna hijau tua.  Bibir bunga berbentuk kantung berwarna coklat hingga merah marun. Staminodium berbentuk elips hingga menyerupai lingkaran dengan torehan cukup dalam di ujungnya

Nama Paphiopedilum bungebelangi dipilih oleh Destario, diambil dari bahasa Gayo di Aceh Tengah: kata "bunge" berarti bunga dan "belangi" yang artinya cantik atau indah dan sudah dipublikasikannya di jurnal ilmiah Edinburgh Journal of Botany pada pertengahan Maret 2017

Genus Paphiopedilum merupakan genus tumbuhan anggrek dengan nilai konservasi yang tinggi. Anggrek genus Paphiopedilum termasuk dalam regulasi Appendix I Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) yang tidak diperkenankan untuk dikirimkan atau diperdagangkan ke luar negeri tanpa izin yang ketat.

Sumber: LIPI